
Maroon 5 Dan Lisa Blackpink Kolaborasi Menggebrak Dunia Musik
Maroon 5 Dan Lisa BLACKPINK Resmi Merilis Single Kolaborasi Mereka Yang Berjudul “Priceless” Pada 2 Mei 2025. Lagu ini menjadi penanda kembalinya Maroon 5 ke panggung musik setelah empat tahun vakum. Sekaligus memperkuat posisi Lisa sebagai artis global yang terus berekspansi di luar K-pop. “Priceless” menggabungkan nuansa pop-rock khas Maroon 5 dengan sentuhan rap energik dari Lisa. Lagu berdurasi 2 menit 43 detik ini di tulis oleh Adam Levine, Sam Farrar, Lisa dan beberapa penulis lagu ternama lainnya, serta di produksi oleh Levine bersama timnya.
Menurut Levine, lagu ini merupakan karya pertama yang mereka rekam untuk album terbaru. Dan memiliki makna emosional karena mengingatkan pada akar musik mereka di awal 2000-an. Dalam lagu “Priceless”, Maroon 5 dan Lisa BLACKPINK berhasil menghadirkan perpaduan pop-rock dan rap yang terasa segar namun tetap harmonis. Bagian awal lagu “Priceless” di buka dengan sentuhan pop-rock yang sangat khas Maroon 5. Dengna memadukan melodi gitar ringan, ketukan drum yang bersih. Dan vokal falsetto Adam Levine yang langsung di kenali Maroon 5.
Suasana ini mengingatkan pada lagu-lagu awal mereka seperti “She Will Be Loved” atau “Sunday Morning”, namun dengan nuansa yang lebih modern dan matang. Struktur lagunya juga mengikuti pola pop-rock yang mudah di cerna. Yaitu verse, chorus, bridge dan kembali ke chorus. Di pertengahan lagu, muncul bagian rap yang di bawakan oleh Lisa. Rap ini menjadi kejutan sekaligus kekuatan utama dalam “Priceless”. Dengan flow cepat, intonasi tajam dan penggunaan bahasa Inggris penuh percaya diri. Dan Lisa membawa energi baru yang kontras namun tetap menyatu dengan warna musik Maroon 5 Maroon 5.
Sementara Lisa Memberikan Sentuhan Berani Dan Edgy
Ia juga memanfaatkan permainan ritme dan nada untuk menambahkan tekstur dinamis ke lagu. Sehingga menciptakan momen klimaks yang kuat. Yang membuat kolaborasi ini istimewa adalah cara keduanya membaur tanpa saling mendominasi. Adam Levine tetap membawa kepekaan emosional lewat suaranya yang lembut dan penuh ekspresi. Sementara Lisa Memberikan Sentuhan Berani Dan Edgy. Alih-alih terdengar seperti dua bagian yang di paksakan bersatu, “Priceless” terasa seperti satu kesatuan. Tentunya yang di rancang dengan cermat untuk menonjolkan kekuatan masing-masing artis. Dan produksi lagunya juga mendukung perpaduan ini. Transisi dari bagian pop-rock ke rap terasa mulus. Dengan penggunaan beat drop yang halus dan layer synth yang menambah atmosfer. Efek vokal yang di gunakan juga konsisten, sehingga tidak ada kesan terpisah antara suara Adam dan Lisa.
Secara keseluruhan, kombinasi pop-rock dan rap dalam “Priceless” bukan hanya sekadar tren kolaborasi lintas genre. Tapi contoh konkret bagaimana dua gaya musik yang berbeda bisa berpadu secara organik jika di tangani dengan visi artistik yang jelas. Selanjutnya video musik “Priceless” menampilkan Lisa dalam balutan gaun bermotif kulit ular. Kemudian menciptakan kesan dramatis dan berani. Konsep visualnya terinspirasi dari film “Mr. & Mrs. Smith”. Dengan menampilkan chemistry yang kuat antara Lisa dan Adam Levine. Penampilan mereka dalam video ini mendapat pujian luas dari penggemar dan kritikus. Visual dalam video musik “Priceless” milik Maroon 5 dan Lisa BLACKPINK menjadi salah satu daya tarik utama dari kolaborasi ini. Video tersebut tidak hanya menampilkan visual yang estetis. Tetapi juga memperkuat cerita dan karakter dari lagu itu sendiri. Sebelumnya video ini menggunakan palet warna yang kontras.
Maka Tidak Seperti Video Maroon 5 Pada Umumnya
Antara hitam, emas, merah marun dan biru tua yang menciptakan suasana mewah dan misterius. Pencahayaan yang di gunakan pun sangat sinematik. Dengan permainan bayangan dan cahaya latar yang dramatis. Ini memberikan kedalaman visual dan memperkuat nuansa emosional dalam lagu. Maka Tidak Seperti Video Maroon 5 Pada Umumnya, “Priceless” menonjolkan koreografi yang lebih terstruktur. Dan terutama saat Lisa tampil sendiri dalam ruangan berkilau dengan lampu sorot mengikuti gerakannya. Gerakan kameranya pun dinamis, mengikuti alur emosi dan ketegangan antara karakter Lisa dan Adam. Ini menciptakan pengalaman visual yang intens. Dan seolah penonton ikut masuk dalam narasi mereka. Beberapa elemen visual tampak menyiratkan tema seperti “kekuatan tersembunyi”, “pengkhianatan dalam cinta”, atau “harga diri yang tidak bisa di beli”. Tentunya sesuai dengan judul lagu “Priceless”.
Ada adegan di mana Lisa memegang kartu remi terbakar. Atau berdiri di depan cermin retak. Yang bisa di interpretasikan sebagai simbol dari nilai diri dan pengorbanan dalam hubungan. Kini video musik “Priceless” tidak hanya mendukung kekuatan lagu secara audio. Tapi juga memperluas maknanya lewat bahasa visual yang kuat. Kolaborasi antara Maroon 5 dan Lisa berhasil membuktikan bahwa musik. Dan visual bisa bersatu membentuk karya seni yang utuh dan menggugah. Sejak di rilis, langsung menduduki posisi ke-31 dalam Top 50 Global Spotify. Dan mengumpulkan lebih dari 5 juta penayangan di YouTube dalam 24 jam pertama. Lagu ini juga masuk dalam berbagai playlist editorial di platform musik digital. Dengan menunjukkan antusiasme tinggi dari penggemar di seluruh dunia. Selain itu, jumlah streaming harian lagu ini terus meningkat, menandakan tingginya repeat listening dari penggemar.
Dan Sempat Masuk Ke Dalam Trending Di Berbagai Negara Termasuk Korea Selatan
Video musik lagu ini juga sukses besar. Dalam waktu sehari, video tersebut di tonton lebih dari 5 juta kali di YouTube. Dan Sempat Masuk Ke Dalam Trending Di Berbagai Negara Termasuk Korea Selatan, Amerika Serikat, Thailand dan Indonesia. Visual memukau, chemistry antara Adam Levine dan Lisa, serta konsep sinematik yang kuat membuat banyak penonton membagikannya secara viral. Tagar seperti #PricelessByLisa dan #Maroon5xLisa sempat menjadi trending topic global di Twitter/X dan platform seperti TikTok dan Instagram. Penggemar BLACKPINK (BLINK) dan penggemar Maroon 5 sama-sama menunjukkan antusiasme tinggi. Banyak pengguna TikTok membuat video dengan sound lagu tersebut. Dan baik untuk dance challenge, lip sync, maupun edit sinematik. Tak hanya penggemar, sejumlah musisi dan kritikus musik pun memberikan pujian terhadap kolaborasi ini. Mereka menyoroti kemampuan Lisa beradaptasi dengan genre pop-rock.
Dan memuji Maroon 5 yang membuka ruang untuk eksplorasi baru dalam musik mereka. Beberapa media musik ternama menyebut kolaborasi ini sebagai salah satu duet lintas genre paling sukses tahun ini. Kemudian Jennie, Jisoo dan Rosé dari BLACKPINK turut mempromosikan lagu ini melalui Instagram dan Weverse. Pastinya yang ikut memperkuat hype di kalangan BLINK. Bahkan beberapa artis K-pop dan penyanyi barat juga menyebut lagu ini dalam unggahan mereka. Sebelumnya menandakan bahwa “Priceless” telah menembus batas fandom. Dan menjadi perbincangan industri musik secara luas. Sambutan positif ini membuktikan bahwa “Priceless” bukan sekadar kolaborasi populer. Tetapi juga merupakan karya musik yang berhasil menyentuh berbagai kalangan. Dengan menyatukan dua dunia pop barat dan K-pop dalam satu lagu yang resonan, segar dan penuh daya tarik. Maka ini bisa menjadi salah satu kolaborasi yang paling di nikmati oleh para penggemar maupun pecinta musik di seluruh dunia Maroon 5.