
Deretan Makanan Yang Tidak Di Perbolehkan Bagi Autoimun Untuk Nantinya Dapat Anda Hindari Agar Tidak Bermasalah. Halo semuanya kita datang lagi dengan berbagai sajian yang sangat menarik. Kali ini kami akan membahas tentang dunia kesehatan. Dan lebih tepatnya kami akan membahas tentang autoimun. Ia adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh. Dan yang seharusnya melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit. Justru menyerang sel-sel dan jaringan tubuh sendiri. Ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh gagal membedakan antara sel-sel tubuh sendiri. Dan juga dengan benda asing yang berbahaya. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi yang menyerang jaringan tubuh sendiri. Hal ini yang dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan. Maka dari itu nantinya kita akan berikan sebuah warning untuk anda. Karena ada beberapa Deretan Makanan yang tidak di perbolehkan bagi penyakit satu ini. Untuk nantinya di konsumsi karena akan sangat membahayakan para pengidapnya. Maka simak terus kelengkapan informasi dari kami.
Mengenai konten Deretan Makanan yang tidak di perbolehkan bagi autoimun telah di terbitkan oleh Tokopedia.com.
Sayuran Nightshade
Sayuran nightshade (Solanaceae) adalah kelompok tanaman yang mengandung berbagai senyawa yang bisa mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Dan juga dengan memperburuk gejala penyakit autoimun pada beberapa individu. Meskipun sayuran ini kaya akan nutrisi, mereka juga mengandung alkaloid tertentu. Hal ini yang dapat menjadi pemicu peradangan pada beberapa orang. Senyawa kimia alami seperti solanin, capsaicin, dan nikotin di temukan dalam nightshade. Alkaloid dapat memiliki efek pro-inflamasi pada tubuh. Protein yang bisa berinteraksi dengan sel-sel usus dan mempengaruhi permeabilitas usus. Hal ini yang dapat berkontribusi pada “gut permeability” atau “leaky gut syndrome”. Zat yang bisa mengiritasi lapisan usus. Dan juga dapat mempengaruhi penyerapan nutrisi. Pada individu yang sensitif, senyawa dalam nightshade dapat memicu respons peradangan. Maka hal ini bisa memperburuk gejala autoimun seperti nyeri sendi, kelelahan, dan ruam kulit.
Deretan Makanan Lainnya Yang Tidak Di Perbolehkan Bagi Autoimun
Selain itu masih ada Deretan Makanan Lainnya Yang Tidak Di Perbolehkan Bagi Autoimun. Dan makanan lain yang bisa anda yaitu:
Susu
Susu dan produk susu seringkali masuk dalam daftar makanan yang harus di hindari oleh penderita penyakit autoimun. Ini karena susu mengandung berbagai komponen. Hal ini yang dapat memicu respons imun dan memperburuk gejala. Laktosa adalah gula yang terdapat dalam susu. Banyak orang memiliki intoleransi laktosa. Hal ini yang berarti mereka kekurangan enzim laktase yang di perlukan untuk mencerna laktosa. Ini dapat menyebabkan masalah pencernaan. Contohnya seperti kembung, diare, dan kram perut. Terlebih yang dapat memperburuk gejala penyakit autoimun. Protein utama dalam susu adalah kasein dan whey. Pada beberapa individu, protein ini dapat memicu respons imun yang berlebihan. Sistem kekebalan tubuh bisa keliru mengidentifikasi protein susu sebagai ancaman. Dan juga dengan menyebabkan peradangan dan memperburuk gejala autoimun. Susu komersial seringkali mengandung hormon. Serta dengan antibiotik yang di gunakan dalam peternakan sapi. Zat-zat ini dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Dan juga memperburuk kondisi autoimun. Mereka juga dapat meningkatkan peradangan pada tubuh.
Tentunya terutama pada individu yang memiliki sensitivitas. Ataupun intoleransi terhadap komponen susu. Peradangan kronis dapat memperburuk gejala autoimun. Protein dalam susu, terutama kasein, dapat mempengaruhi permeabilitas usus. “Leaky gut” terjadi ketika dinding usus menjadi permeabel. Serta memungkinkan molekul besar dan toksin masuk ke aliran darah, yang dapat memicu respons autoimun. Sistem kekebalan tubuh penderita autoimun sudah terlalu aktif. Dan protein susu bisa memicu respons imun yang berlebihan, memperburuk kondisi. Menghapus semua produk susu dari diet selama beberapa minggu. Serta kemudian secara bertahap memperkenalkan kembali satu per satu dapat membantu mengidentifikasi sensitivitas. Tes darah atau tes kulit dapat membantu mengidentifikasi alergi. Maupun juga dengan intoleransi terhadap komponen susu. Susu nabati seperti almond.
Asupan Yang Di Larang Untuk Pengindap Autoimun
Kemudian juga masih ada Asupan Yang Di Larang Untuk Pengindap Autoimun. Dan simaklah makanan lain yang memang tidak di perbolehkan yaitu:
Buah Sitrus
Buah sitrus, yang mencakup jeruk, lemon, limau, dan grapefruit. Ia adalah sumber vitamin C yang kaya dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun, bagi sebagian orang dengan penyakit autoimun, buah sitrus bisa menjadi pemicu gejala yang tidak di inginkan. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Namun, dalam beberapa kasus, konsumsi berlebihan dapat mempengaruhi keseimbangan imun. Dan juga ia mengandung asam sitrat yang bisa menyebabkan iritasi pada lapisan lambung. Dan usus pada beberapa orang. Terutama mereka dengan kondisi autoimun yang sudah mempengaruhi saluran pencernaan. Ia juga dapat memicu pelepasan histamin dalam tubuh. Maka hal ini yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Ataupun dengan sensitivitas pada beberapa orang. Pada beberapa individu dengan penyakit autoimun, buah sitrus dapat memicu peradangan. Asam dan komponen lainnya dalam buah sitrus dapat mengiritasi jaringan yang sudah meradang. Dan juga yang nantinya dapat memperburuk gejala seperti nyeri sendi, ruam kulit, dan kelelahan.
Asam sitrat dapat memperparah kondisi pencernaan seperti refluks asam, gastritis, atau sindrom iritasi usus (IBS). Hal ini yang sering terjadi pada penderita penyakit autoimun. Beberapa orang mungkin memiliki sensitivitas atau alergi terhadap buah sitrus. Maka hal ini yang dapat memicu gejala seperti gatal-gatal, bengkak. Dan juga masalah pernapasan. Respons imun yang berlebihan ini dapat memperburuk kondisi autoimun. Menghapus semua buah sitrus dari diet selama beberapa minggu. Serta kemudian secara bertahap memperkenalkan kembali satu per satu dapat membantu mengidentifikasi sensitivitas. Mencatat gejala selama periode eliminasi. Dan reintroduksi dapat membantu menentukan apakah buah sitrus mempengaruhi gejala autoimun. Buah seperti pisang, apel (tanpa kulit), pir. Serta buah beri dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi mereka nantinya.
Asupan Lain Yang Di Larang Untuk Pengidap Autoimun
Tentunya masih ada Asupan Lain Yang Di Larang Untuk Pengidap Autoimun. Dan simaklah kelanjutannya yaitu:
Legum
Makanan ini adalah kelompok tanaman yang mencakup kacang-kacangan, lentil, buncis, dan kedelai. Mereka adalah sumber protein, serat. Dan juga berbagai nutrisi yang baik. Namun, pada beberapa orang dengan penyakit autoimun. Ia yang dapat memicu gejala atau memperburuk kondisi. Lectin adalah protein yang di temukan dalam legum. Mereka dapat mengikat dinding usus dan mempengaruhi permeabilitas usus. Maka hal ini yang dapat memicu “leaky gut”. Dan menyebabkan molekul besar masuk ke aliran darah, memicu respons imun. Phytate adalah senyawa yang dapat mengikat mineral penting. Contohnya seperti kalsium, magnesium, dan seng, mengurangi penyerapan mereka. Ini dapat mempengaruhi keseimbangan nutrisi pada penderita penyakit autoimun. Saponin adalah senyawa kimia yang bisa menyebabkan iritasi pada lapisan usus. Dan juga mempengaruhi permeabilitas usus, yang dapat memicu respons autoimun. Oligosakarida adalah jenis karbohidrat yang sulit di cerna oleh manusia. Serta dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti gas dan kembung. Hal ini yang bisa memperburuk kondisi autoimun.
Legum dapat memicu respons peradangan pada beberapa individu dengan penyakit autoimun. Senyawa seperti lectin dan saponin dapat memicu sistem kekebalan tubuh. Hal ini yang dapat menyebabkan peradangan dan memperburuk gejala. Karena kandungan oligosakarida, legum dapat menyebabkan masalah pencernaan. Contohnya seperti gas, kembung, dan diare. Gangguan pencernaan ini dapat memperburuk gejala penyakit autoimun. Tentunya terutama yang sudah memiliki masalah pencernaan. Lectin dan saponin dalam legum dapat mempengaruhi permeabilitas usus. Hal ini yang di kenal sebagai “leaky gut.” Ini dapat memicu respons imun yang berlebihan. Serta juga dapat memperburuk kondisi autoimun. Menghapus semua legum dari diet selama beberapa minggu. Dan juga kemudian secara bertahap memperkenalkan kembali satu per satu dapat membantu mengidentifikasi sensitivitas.
Maka itulah beberapa yang di larang bagi penderita autoimun terkait Deretan Makanan.