
Verrel Bramastya Kritik Kebijakan KDM, Sebut Tak Pro Rakyat
Verrel Bramastya Kembali Menjadi Sorotan Publik Setelah Mengeluarkan Kritik Tajam Terhadap Kebijakan Yang Di Ambil Oleh Dedy Mulyadi. Dalam sebuah wawancara yang viral di media sosial, Verrel menyebut bahwa sejumlah kebijakan yang diterapkan Dedy di nilai tidak berpihak kepada kepentingan rakyat kecil. Menurut Verrel, program-program yang dijalankan selama masa jabatan Dedy Mulyadi terlalu berfokus pada pencitraan semata tanpa memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia menyoroti kebijakan pembangunan infrastruktur yang di nilainya tidak merata dan hanya menguntungkan daerah tertentu.
Selanjutnya “Yang di butuhkan rakyat bukan sekadar taman atau patung, tapi akses kesehatan, pendidikan dan lapangan pekerjaan yang nyata,” ujar Verrel dengan tegas. Dan ia juga menambahkan bahwa pemimpin seharusnya lebih peka terhadap kebutuhan mendasar masyarakat, bukan hanya mengejar popularitas. Kemudian pernyataan Verrel tersebut memicu beragam reaksi dari publik. Sebagian masyarakat mendukung keberaniannya menyuarakan kritik, namun tidak sedikit pula yang menilai bahwa kritik tersebut terlalu personal. Dan tidak di landasi data yang akurat Verrel Bramastya.
Sebelumnya Dedy Mulyadi sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik dari Verrel. Namun beberapa pendukungnya menyatakan bahwa semua program yang di jalankan selama ini sudah melalui kajian yang matang dan mendapat apresiasi dari banyak pihak. Maka perdebatan antara dua figur publik ini pun menjadi perbincangan hangat, baik di media sosial maupun forum diskusi politik. Banyak yang menantikan apakah akan ada dialog terbuka antara Verrel dan Dedy untuk membahas isu ini secara lebih konstruktif. Apalagi Verrel Bramasta saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2024–2029 Verrel Bramastya.
Verrel Bramastya Telah Menunjukkan Komitmen Terhadap Isu-Isu Penting
Kemudian ia terpilih melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Dan mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII, yang meliputi wilayah Purwakarta, Karawang dan Bekasi, dengan perolehan 94.810 suara. Sejak di lantik pada 1 Oktober 2024, Verrel aktif bertugas di Komisi X DPR RI. Dan yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olahraga. Dalam peran barunya ini, Verrel Bramastya Telah Menunjukkan Komitmen Terhadap Isu-Isu Penting. Dengan seperti memperjuangkan hak-hak musisi terkait sistem royalti yang di anggap belum adil. Sebagai bentuk dedikasi kepada konstituennya. Bahkan ia memutuskan untuk menyalurkan seluruh gaji tahun pertamanya di DPR kepada masyarakat di Dapil Jawa Barat VII. Langkah ini di ambil untuk menunjukkan bahwa keputusannya terjun ke dunia politik bukan semata-mata untuk keuntungan pribadi.
Dengan latar belakang sebagai aktor dan figur publik. Tentunya Verrel Bramasta kini berupaya membuktikan dedikasinya dalam dunia politik melalui berbagai inisiatif dan program yang berpihak kepada masyarakat. Pria yang memiliki nama asli
Verrell Bramasta Fadilla Soedjoko, lahir pada 11 September 1996 di Jakarta. Merupakan putra dari pasangan selebriti Ivan Fadilla dan Venna Melinda. Ia memulai kariernya di dunia hiburan pada tahun 2014 melalui sinetron “Bintang di Langit”. Dan sejak itu aktif membintangi berbagai judul sinetron serta film layar lebar. Dalam bidang pendidikan, ia sempat menempuh studi di Universitas Pelita Harapan (UPH). Dan The London School of Public Relations (LSPR), namun tidak menyelesaikannya. Sebelumnya ia juga mengikuti program singkat di Oxford Summer Courses di Inggris sebagai persiapan sebelum di lantik menjadi anggota DPR RI. Selain itu, pada Juli 2023, Verrell mulai berkuliah di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Bandar Lampung.
Verrell Bramastya Kini Berupaya Membuktikan Dedikasinya Dalam Dunia Politik Melalui Berbagai Inisiatif Dan Program
Dengan program studi Manajemen tahun 2023, ia memutuskan untuk terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Amanat Nasional (PAN). Dan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII. Yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Dalam Pemilu 2024, ia berhasil meraih suara terbanyak di dapilnya, yaitu sebanyak 94.810 suara. Dan resmi di lantik sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 pada 1 Oktober 2024. Langkah ini di ambil sebagai bentuk transparansi dan untuk membuktikan bahwa keputusannya terjun ke dunia politik bukan semata-mata untuk keuntungan pribadi. Dan Verrell Bramastya Kini Berupaya Membuktikan Dedikasinya Dalam Dunia Politik Melalui Berbagai Inisiatif Dan Program yang berpihak kepada masyarakat. Ia juga telah menapaki perjalanan panjang dari dunia hiburan hingga politik. Kesuksesannya saat ini sebagai anggota DPR RI tidak terlepas dari berbagai kontribusi yang ia buat sepanjang kariernya.
Maka sebelumnya Verrell mulai di kenal publik pada tahun 2014 lewat debutnya di sinetron Bintang di Langit. Ia dengan cepat menarik perhatian berkat wajah rupawan, bakat akting. Dan latar belakang sebagai anak dari pasangan selebritas Venna Melinda dan Ivan Fadilla. Selama hampir satu dekade, ia aktif bermain dalam sinetron dan film. Sehingga yang membuat namanya kian melejit dan dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Dengan konsisten berakting dan mengasah kemampuan seni peran. Kemudian membangun citra publik yang positif dan profesional. Dan menciptakan basis penggemar yang loyal, yang kelak menjadi modal sosial dalam politik. Bahkan Verrell di kenal sebagai selebritas yang menjaga imej baik, jarang terlibat kontroversi besar. Dan memiliki hubungan baik dengan penggemarnya.
Terus Menunjukkan Tekadnya Untuk Terus Berkembang Secara Intelektual
Ia juga kerap menunjukkan kepedulian terhadap isu sosial dan keluarga. Sehingga menjadi panutan bagi generasi muda. Apalagi menciptakan kepercayaan publik terhadap integritasnya. Serta menunjukkan kedewasaan emosional, yang penting dalam dunia politik. Meskipun sempat putus kuliah, Verrell tidak berhenti belajar. Dengan mengikuti kursus singkat di Oxford dan di 2023 melanjutkan pendidikan di IIB Darmajaya. Maka Terus Menunjukkan Tekadnya Untuk Terus Berkembang Secara Intelektual. Ini menjadi nilai tambah dalam peran barunya sebagai politisi. Lalu menunjukkan komitmen untuk menjadi lebih kompeten. Kemudian menghilangkan stigma artis yang terjun ke politik tanpa bekal akademis. Setelah resmi bergabung dengan PAN dan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Dapil Jawa Barat VII. Selanjutnya ia juga aktif turun ke lapangan, bertemu masyarakat dan menyuarakan aspirasi generasi muda.
Dengan meraih suara signifikan (94.810 suara) dan terpilih menjadi anggota DPR. Dan menggunakan popularitasnya dengan bijak untuk membangun kepercayaan politik. Pastinya menunjukkan keseriusan melalui program kerja, seperti menyumbangkan gaji tahun pertama untuk konstituen. Kini sebagai anggota Komisi X DPR RI, Verrell aktif membahas isu pendidikan, kebudayaan dan pemuda. Di tambah ia juga vokal dalam isu royalti musisi dan pemanfaatan teknologi digital di kalangan generasi muda. Bukan hanya menunjukkan bahwa ia lebih dari sekadar “artis yang jadi politisi”. Tetapi membuktikan keinginannya memberi perubahan nyata. Maka kesuksesan Verrell Bramasta bukanlah hasil instan. Ia membangun karier dengan konsistensi, menjaga reputasi, terus belajar. Dan mengambil risiko besar dengan masuk dunia politik. Kontribusi-kontribusi itu mencerminkan perpaduan antara kerja keras, citra positif dan niat untuk berbuat lebih bagi masyarakat. Dan membuktikan kerja nyata sebagai anggota dewan yang telah di pilih oleh masyarakat Verrel Bramastya.